• July 7, 2021

Pengertian kliring: jenis, mekanisme, transaksi dan peran

definisi membersihkan
Baca cepat Buka

Pengertian kliring menurut Pratnama Raharja (1997; 132) berbunyi: “Kliring adalah perhitungan utang-utang antara peserta secara terpusat di suatu tempat dengan menyerahkan surat berharga dan surat-surat perdagangan yang telah ditentukan untuk dipertimbangkan”. Pengertian kliring menurut Thomas Suyatno (1999; 81) berbunyi: “Kliring adalah suatu sarana penghitungan uang kertas antar bank, yang dilakukan oleh Bank Indonesia dalam rangka perluasan dan percepatan transaksi simpanan penglihatan”.

Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan kliring

adalah suatu cara menghitung utang antar bank dengan cara menyerahkan surat berharga dan surat-surat perdagangan untuk dipercepat. Transaksi pembayaran yang terdiri dari transfer, penagihan dan pembukaan letter of credit.

Kliring adalah perhitungan kewajiban yang terpusat antara peserta di satu tempat dengan menyerahkan surat berharga dan dokumen perdagangan yang telah ditentukan untuk dapat dihitung dengan mudah dan aman, serta untuk memperluas dan memfasilitasi penyetoran penglihatan. Yang dimaksud dengan kliring menurut PBI No. 7/18/PBI/2005 tanggal 22 Juli 2005 adalah pertukaran dokumen atau data keuangan elektronik (DKE) antara peserta kliring baik atas nama peserta maupun atas nama nasabah peserta, yang perhitungannya menjadi Waktu tertentu selesai.

Data Keuangan Elektronik

(DKE) adalah data transfer dana dalam bentuk elektronik yang digunakan sebagai dasar perhitungan dalam SKNBI. SKNBI adalah singkatan dari Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia, i. H. sistem kliring Bank Indonesia yang meliputi kliring debet dan kredit yang penyelesaiannya dilakukan secara nasional.

Dalam hal kliring, tentu Bank Indonesia memiliki tujuan tertentu. Tujuan ini adalah untuk mempromosikan dan mempercepat lalu lintas setoran penglihatan, layanan pengiriman uang alternatif yang kompetitif dengan membuat perhitungan lebih mudah dan menyelesaikan hutang dengan aman, cepat dan efisien, dan bagian dari layanan bank kepada pelanggannya.
Proses penghapusan

Ketentuan khusus kliring bagi bank pelaksana adalah sebagai berikut:

Wajib melakukan kegiatan kliring sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
Mengirimkan laporan mingguan data kliring beserta laporan mingguan kepada Bank Indonesia yang bertanggung jawab atas wilayah kliring yang bersangkutan
Untuk memudahkan bank kliring menyediakan mata uang, ditetapkan bahwa hasil kliring hari ini dapat dikreditkan ke rekening bank di Bank Indonesia.

Adapun persyaratan bank untuk dapat melakukan kliring lokal antara lain sebagai berikut:

Kemampuan administrasi
Kepemimpinan dan implementasi
ruang kantor
Peralatan komunikasi
Ditunjuk oleh BI

Peserta kliring adalah bank umum atau swasta yang berkedudukan di wilayah kliring tertentu yang dikoordinasikan oleh Bank Indonesia atau bank bernama. Wakil Anggota Kliring ditunjuk oleh bank peserta sekurang-kurangnya dua orang wakil tetap pada lembaga kliring.
Baca lebih lanjut: Memahami kartel

Perwakilan kelompok “A” berwenang untuk membuat dan mengubah daftar pengulangan, mengeluarkan tanda terima dan menandatanganinya. Neraca kliring dan bill of lading: Perwakilan Grup “B” memiliki kekuasaan yang sama dengan Grup A dan mengubah serta menambah dan menandatangani surat penolakan terhadap kliring.

Pada intinya kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan trafik sight deposit, pelayanan kepada nasabah dan penagihan/penyelesaian piutang menjadi lebih mudah, cepat dan aman serta efisien.
Jenis kliring

Ada tiga jenis kliring dalam perbankan, yaitu:

Kliring umum adalah perhitungan uang kertas antar bank yang diatur oleh Bank Indonesia.
Kliring lokal adalah perhitungan uang kertas antar bank yang masih dalam suatu daerah.
Kliring antar cabang adalah perhitungan uang kertas antar cabang yang masih dalam satu wilayah cabang bank peserta.

Mekanisme kliring

Rapat kliring dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu:

Kliring transmisi

Kliring masuk merupakan bagian dari suatu siklus kliring dalam rangka memperhitungkan posisi dan/atau DKE yang diajukan oleh peserta. Dalam kliring serah, peserta kliring mentransmisikan nota kliring/DKE baik EVS debet maupun kredit kepada penyelenggara/peserta countertrade (umumnya disebut out-clearing) dan menerima debit dan kredit/DKE/peserta dari penyelenggara atas transaksi tersebut. (umumnya sebagai Inward Clearing).

Atas dasar penyampaian warkat/DKE, penyelenggara melakukan perhitungan kliring dalam rangka kliring saldo dan berbagai bentuk laporan kliring

Lihat Juga

https://officialjimbreuer.com/
https://rollingstone.co.id/
https://www.dulurtekno.co.id/
https://excite.co.id/
https://creasi.co.id/